Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Dalam Menggunakan Komputer
Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Dalam
Menggunakan Komputer
Teknologi informasi dan komunikasi merupakan teknologi tinggi
yang akhir-akhir ini berkembang sangat pesat. Dengan diperkenalkannya teknologi
yang baru di tempat kerja atau lingkungan rumah, aspek kesehatan dan
keselamatan kerja harus dipertimbangkan dengan seksama.
Menggunakan Komputer dengan Posisi yang Benar
Biasanya dalam penggunaan komputer secara terus menerus
menyebabkan otot sering pegal mata kita akan menjadi agak-agak kabur akibat pandangan
kita sering terlalu dekat dengan layar komputer. Untuk menanggulangi masalah
tersebut inilah solusinya yaitu :
1. Cara-cara untuk menghilangkan rasa pegal yaitu dengan :
·
Kita bisa menggunakan
komputer terus-menerus dengan mendengar lagu-lagu yang bisa menghilangkan rasa
pegal kita.
·
Jika belum bisa
meghilangkan rasa pegal kita itu, ini cara yang lebih cepat yaitu kita bisa
mencari refresing seperti kita bermain permainan yang ada di komputer anda
tersebut. Bila di komputer anda tidak ada permainan yang lebih menarik kita
bisa mengekspresikan rasa pegal kita dengan mencoba progam-progam yang ada di
komputer anda.
2. Cara-cara menjaga kesehatan mata yaitu dengan :
·
Istirahatkan mata anda
dengan melihat pemandangan yang bernuansa sejuk dan jauh ke depan secara rutin.
·
Jagalah agar kacamata
(jika anda menggunakannya), lensa kontak (jika anda menggunakannya), dan layar
tampilan selalu bersih.
·
Gunakan tambahan layar
anti radiasi.
CARA MERAKIT KOMPUTER
1.Cek semua komponen yang akan dirakit terlebih dahulu
2.MOTHERBOARD :
Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman. Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer), kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard
Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman. Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer), kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard
3.PROCESSOR
pasang processor dengan Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. Turunkan kembali tuas pengunci
pasang processor dengan Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. Turunkan kembali tuas pengunci
4.RAM
Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, Rebahkan kait pengunci pada ujung slot sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, Rebahkan kait pengunci pada ujung slot sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5.POWER SUPPLY :
Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan.
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard.
Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan.
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard.
6.HDD, CD ROM, FLOPPY DISK
lepas penutup ruang untuk drive pada casing. Masukkan drive dari depan penutup ruang dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. Sesuaikan posisi lubang sekrup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard.
lepas penutup ruang untuk drive pada casing. Masukkan drive dari depan penutup ruang dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. Sesuaikan posisi lubang sekrup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard.
7.Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang
terdapat di hard disk, flopy drive dan CD ROM drive
8.Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hard
disk, flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan
peralatan tersebut ke motherboard.
9.Sambungkan kabel dari flopy drive ke slot untuk flopy
drive, demikian pula sambungkan kabel dari hard disk ke slot IDE nomor 1, dan
kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2
10.Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA.
Setelah itu kencangkan dengan baut denag dudukan casing PC.
11.Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang
terdapat di card VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang
tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.
12.Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang
terdapat di motherboard. Dan perangkat yang lain.
13.Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke
slot power yang terdapat di bagian belakang power suply yang telah terpasang
pada cashing CPU.
K3LH
Ilmu
Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) merupakan bagian dari ilmu Kesehatan
Masyarakat. Keilmuan K3 merupakan perpaduan dari multidisiplin ilmu antara
ilmu-ilmu kesehatan, ilmu perilaku, ilmu alam, teknologi dan lain-lain baik
yang bersifat kajian maupun ilmu terapan dengan maksud menciptakan kondisi
sehat dan selamat bagi pekerja, tempat kerja, maupun lingkungan sekitarnya,
sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.
Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat ergonamis di tempat kerja atau kantor adalah posisi kerja dari pekerja itu sendiri. Dengan posisi kerja yang baik akan dapat menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah timbulnya kelelahan sewaktu bekerja.
Posisi kerja yang baik antara lain harus memenuhi syarat berikut:
• Leher lurus dengan bahu dan leher dalam keadaan santai
• Posisi lengan berada di bawah bahu
• Sikut terletak dekat dengan badan dan tidak jauh maju ke depan atau kebelakang
• Tinggi permukaan meja setinggi sikut atau sedikit di bawah
• Duduk dengan keadaan tulang ekor berbentuk S yang normal dan ditopang dengan baik
• Kedua kaki berada di lantai
• Ketika duduk , lutut membentuk sudut 90ْ
Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat ergonamis di tempat kerja atau kantor adalah posisi kerja dari pekerja itu sendiri. Dengan posisi kerja yang baik akan dapat menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah timbulnya kelelahan sewaktu bekerja.
Posisi kerja yang baik antara lain harus memenuhi syarat berikut:
• Leher lurus dengan bahu dan leher dalam keadaan santai
• Posisi lengan berada di bawah bahu
• Sikut terletak dekat dengan badan dan tidak jauh maju ke depan atau kebelakang
• Tinggi permukaan meja setinggi sikut atau sedikit di bawah
• Duduk dengan keadaan tulang ekor berbentuk S yang normal dan ditopang dengan baik
• Kedua kaki berada di lantai
• Ketika duduk , lutut membentuk sudut 90ْ
Selain dari posisi tubuh, ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi tingkat ergonamis tempat kerja, yaitu: tenaga yang dikeluarkan, gerakan kerja, penglihatan ( cahaya dan tingkat ketelitian ), keadaan temperatur, keadaan atomosfer, keadaan lingkungan, dan kelonggaran untuk kebutuhan pribadi.
Tenaga yang dikeluarkan menjelaskan tipe pekerjaan yang dilakukan; apakah pekerjaan kantor dalam keadaan duduk atau pekerja bangunan yang harus selalu berpindah-pindah tempat.
Gerakan kerja maksudnya adalah apakah gerakannya di dalam area yang sempit yang terbatas saja; misalnya di meja atau luas; misalnya di studio atau sempit.
Kelelahan penglihatan maksudnya adalah seberapa kerja tersebut mempengaruhi kelelahan mata, dari tingkat pencahayaan ataupun jenis pekerjaan; jenis pekerjaan
yang kecil dan membutuhkan perhitungan presisi akan lebih cepat membuat mata menjadi lebih lelah.
Keadaan temperatur yang normal untuk bekerja aalah 22°-28° C. Bila temperatur di ruang kerja jauh di bawa atau di atas dari suhu normal tersebut, maka akan mengganggu kinerja dari pekerja yang berada di ruangan tersebut.
Keadaan atmosfer merupakan tingkat kwalitas dari udara di tempat kerja; dari ada tidaknya ventilasi dan ada tidaknya bau-bauan. Normalnya setiap ruangan memiliki ventilasi agar menjaga pergerakan udara yang terdapat di dalam ruangan dan udara harusnya tidak terdapat bau-bauan baik yang beracun maupun tidak.
Dibawah ini beberapa cara/langkah yang mungkin bisa membantu dalam melakukan perakitan computer dengan memperhatikan keselamatan kerja, sebagai berikut :
- LANGKAH 1 Sebaiknya lakukan perakitan PC di ruangan tertutup dan bebas debu. Idealnya memang di ruangan ber-AC (air condition). Siapkan meja kerja yang cukup lebar untuk menaruh semua peralatan dan perlengkapan, serta taruh sebuah kursi yang nyaman. Jangan merokok, karena abu rokok bisa mengotori dan merusak komponen PC, terutama prosesor. Tempatkan air minum Anda jauh dari meja kerja. Gunakan pula lampu penerangan yang cukup kuat.
- LANGKAH 2 Untuk menghindari arus statik pastikan outlet listrik di rumah Anda telah dibumikan (grounding), basuhlah tangan Anda terlebih dahulu dan keringkan. Ini untuk menghindari keringat dan kotoran di tangan yang bisa menyebabkan komponen PC berkarat.
- LANGKAH 3 Siapkan casing, bukalah dari dusnya dan keluarkan. Casing yang kami gunakan di sini adalah model tower dengan penutup samping. Bukalah kedua penutup samping dengan melepas keempat baut yang berada di belakang casing. Simpanlah terlebih dahulu kedua penutup samping itu di tempat yang aman.
- LANGKAH 4 adalah Pasanglah swicthing power supply unit (PSU) adapter pada tempat yang telah disediakan. Pada model tower dan middle tower, biasanya tempatnya di sisi paling atas. Lalu rekatkan dengan empat buah baut. Anda bisa mengabaikan langkah ini bila casing yang Anda beli telah menyertakan PSU di dalamnya.
- LANGKAH 5 Bukalah boks motherboard Anda, keluarkan dan letakkan mobo tersebut di meja. Namun sebelumnya, beri alas pada bagian bawah motherboard dengan gabus yang tersedia dalam boksnya. Carilah soket chip prosesor pada motherboard. Soket tersebut memiliki lubang sesuai dengan jumlah pin pada chip. Pada salah satu sudutnya pasti ada dua lubang yang tertutup.
- LANGKAH 6 Lepaskan tuas pengait prosesor dengan cara menekannya lalu tarik ke atas. Posisi pengait tersebut harus benar-benar tegak lurus, sehingga lubang soket terbuka seluruhnya. Ambillah prosesor, peganglah pada sisi-sinya. Lalu posisikan pada soket prosesor, pastikan sudut yang bertanda segitiga berada di dekat pengait. Tancapkan chip prosesor pada soket dan pastikan pinnya menancap semuanya. Berhati-hatilah, jangan sampai pinnya bengkok atau patah.
- LANGKAH 7 Setelah chip masuk dengan tepat ke dalam soket, turunkan kembali pengait dengan cara menekannya ke bawah. Kaitkan hingga benar-benar terkunci agar chip prosesor tidak lepas. Chip yang tidak terkunci bisa pula menimbulkan error saat komputer dijalankan .
- LANGKAH 8 Sebaiknya beri heatsink dan fan pada chip prosesor agar prosesor tidak cepat panas dan tahan lama. Oleskan sedikit thermal paste atau pasta pendingin di atasnya, lalu tempelkan heatsink dan kipas di atasnya. Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati.
- LANGKAH 9 Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati. Jangan sampai Anda menekan terlalu keras pada sisi atas kipas. Lalu tancapkan kabel power untuk kipas ke motherboard. Letak soketnya biasanya berada di sebelah soket prosesor, cari saja yang bertuliskan CPU FAN .
- LANGKAH 10 Berikutnya pasang kartu memori (RAM) pada slot DIMM yang telah disediakan. Sesuaikan jenis RAM dengan motherboard yang Anda gunakan. buka pengunci kartu memori, lalu tancapkan kartu dengan benar. Pastikan seluruh kaki kartu tertancap pada slot. Kemudian kunci posisinya dengan memasukkan pengait pada tuas penguncinya ke lubang pada kartu memori.
- LANGKAH 11 Beralihlah ke casing, pasang baut alas untuk mobo pada pelatnya. Warna bautnya biasanya keemasan dan berlubang. Baut ini biasanya disertakan pada saat Anda membeli casing PC. Bila tidak ada, maka Anda bisa membelinya di toko aksesori komputer terdekat. Pastikan penempatannya sesuai dengan jumlah dan posisi lubang baut yang dimiliki mobo. Kemudian kencangkan baut tersebut dengan menggunakan tang
- LANGKAH 12 Siapkan pula pelat penutup belakang, sebagai tempat munculnya port PS/2, USB, COM, paralel dan soundcard. Plat ini biasanya disertakan pada saat anda membeli Mother board. Pasanglah pada sisi belakang casing.
- LANGKAH 13 Angkat motherboard dan letakkan ke dalam casing. Posisikan mobo dengan mengepaskan lubang bautnya di atas baut-baut alas. Lalu pasang baut-baut mobo yang telah diberi cincin isolator. Penggunaan cincin isolator hanya untuk menghindari adanya hubungan arus pendek antara jalur-jalur motherboard dengan baut. Namun demikian, desain mobo yang ada saat ini telah mencegah adanya jalur elektronik ke seputar lubang baut. Setelah terpasang semuanya, kencangkan satu persatu dengan menggunakan obeng.
- LANGKAH 14 Pasang konektor yang berasal dari lampu LED, spiker, tombol power dan tombol reset PC ke mobo. Letak pinnya biasanya berada di depan slot PCI. Meski harus berhati-hati, Anda tak perlu merasa khawatir pemasangan konektornya terbolak-balik. Masing-masing pin di mobo sudah ada namanya. Tinggal sesuaikan saja namanya dengan nama konektor yang akan ditancapkan.
- LANGKAH 15 Berikutnya, hubungkan konektor kabel power yang berasal dari PSU ke port power.
Sumber :
http://segalapengetahuan.blogspot.com/2010/05/k3lh-dalam-perakitan-komputer.html
E-book : DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS : MENERAPKAN PROSEDUR KESEHATAN, KESELAMATAN, DAN KEAMANAN KERJA (K3)
Prinsip
K3( Kesehatan, Keselamatan Kerja )
A. prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (k3)Dalam dunia industri atau perkantoran, pendidikan yang menggunakan komputer dalam jumlah yang banyak, kesehatan dan keselamatan kerja tentu menjadi faktor yang sangat penting.Para pengguna komputer pribadi pun perlu menerapkan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan kerja menurut petunjuk yang sudah ada. Seorang yang sehari-hari menggunakan komputer baik untuk pekerjaan, pendidikan, ataupun hobi tetap harus memperhatikan prinsip-prinsip kesehatan agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.Gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan komputer adalah:
1. gangguan pada mata
2. gangguan pada kepala
3. gangguan pada tangan
4. gangguan pada badan
Salah satu peralatan komputer yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan adalah monitor. Seperti kita ketahui, layar monitor memancarkan radiasi atau pemancaran partikel-partikel elementer dan energi radiasi. Energi radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom sehingga atom menjadi muatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, elektron yang dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan membentuk ion negatif. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada atom-atom di tubuh kita. Radiasi yang dipancarkan monitor komputer antara lain berupa:
1. sinar-X
2. sinar ultraviolet
3. gelombang mikro
4. radiasi elektromagnetik frekuensi sangat rendah
Gangguan kesehatan yang diduga timbul akibat radiasi komputer adalah penyakit katarak.Untuk itu, setiap pengguna komputer perlu mengatur waktu pemakaian komputer. Jika Anda harus bekerja di depan komputer dalam jangka waktu yang lama, usahakan untuk mengatur waktu jeda agar tidak terus menerus menatap layar monitor.Selain radiasi yang ditimbulkan oleh monitor komputer, kita perlu memperhatikan pula faktor-faktor lain yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu posisi tubuh, posisi peralatan, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan (suhu, kualitas udara dan gangguan suara). Menggunakan komputer dengan posisi tubuh yang benar, akan memberikan kenyamanan saat bekerja. Dengan posisi tubuh yang rileks, kita dapat bekerja secara efektif dan kesehatan kita pun akan terjaga. Ilmu yang mempelajari bagaimana mengatur posisi duduk yang baik dan benar di depan komputer disebut ergonomi. Kenyamanan yang dibutuhkan antara lain keadaan user maupun hardware atau perangkat keras komputer ;
Posisi tubuh yang benar
Bagian kepala dan leher
Aturlah agar posisi kepala dan leher
anda tegak dengan pandangan lurus ke depan. Dengan posisi ini, anda akan
sanggup bertahan lebih lama di depan komputer dan tidak cepat merasa lelah.
Posisi leher yang terlalu lentur dan kepala menengadah atau menunduk saat
menghadap monitor tidak dibenarkan karena akan membuat anda cepat lelah.
- Bagian punggung
Duduk dengan punggung yang tegak dan
rileks merupakan posisi yang benar saat menggunakan komputer. Badan yang
terlalu membungkuk, terlalu miring ke kiri atau ke kanan, dapat menimbulkan
rasa sakit. Usahakan agar seluruh punggung tersangga dengan baik oleh sandaran
kursi.
- Bagian pundak
Aturlah posisi pundak sedemikian
rupa agar otot-otot pundak tidak tegang. Usahakan agar pundak tidak terlalu ke
bawah atau terlalu tegak
- Posisi lengan dan siku
Posisi lengan yang baik adalah
berada di samping badan dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90
derajat.bagian kaki
Gunakan sandaran kaki atau footrest
sehingga tungkai berada dalam posisi yang nyaman.
Posisi monitor yang benar :
- letakkan monitor di ruangan dengan pencahayaan yang cukup (tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup)
- atur posisi monitor agar berada tepat di depan mata Anda
- aturlah kecerahan monitor agar cahaya yang keluar tidak terlalu terang atau terlalu redup
- gunakan filter screen (filter monitor) untuk meredam radiasi.
· Monitor
CRT menggunakan listrik tegangan tinggi dan membutuhkan daya yang cukup besar.
Hindarkan monitor dari percikan air karena dapat menimbulkan hubungan pendek
atau korsleting yang dapat membahayakan keselamatan Anda.
Tanpa
disadari bekerja dengan komputer ternyata membawa dampak yang kurang
menyehatkan bagi kesehatan mata kita, untuk meminimilisasi hal tersebut berikut
tips singkat menjaga mata dari sengatan radiasi komputer. Tanda-tanda dampak
radiasi tersebut biasanya mata sering terasa kabur, mata berkunang-kunang,
kepala agak pusing.
Monitor berpengaruh pada kesehatan mata karena mengeluarkan radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, lakukan hal-hal berikut:
1.Pilihlah monitor yang berbentuk LCD/plasma.karena monitor ini dipercaya lebih baik daripada monitor yang model lama.Jika anda punya cukup uang,bisa membeli VGA yang bagus agar warna monitor tidak melelahkan mata.
2.Jagalah jarak mata anda dengan monitor komputer.idealnya jarak mata ke komputer adalah 30 cm.
3. Letakkan monitor sejajar dengan mata anda.jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi.usahakan saat anda melihat komputer rasanya enak dan nyaman
4. Atur warna pada layar monitor sehingga enak dipandang mata.jangan terlalu terang karena dapat menyebabkan mata anda menjadi silau.juga jangan terlalu gelap,karena akan menyebabkan mata anda bekerja terlalu keras sehingga membuat mata menjadi cepat kering.
5. Atur screen refresh rate menjadi 75 htz..caranya jika anda pakai windows XP klik kanan pada desktop-properties-setting-advanced-monitor-lihat kolom screen refresh rate.atur menjadi 75 htz.
6. Sesering mungkin kedipkan mata.karena dengan kita mengedipkan mata,akan merangsang kelenjar airmata untuk mengeluarkan air mata yang berfungsi membuat mata menjadi basah dan lembab.jika anda jarang mengedipkan mata,maka mata akan menjadi kering.jika dipaksakan terus mata akan menjadi sakit dan akhirnya memerah.bila perlu anda bisa membeli obat tetes mata untuk membuat mata selalu dalam keadaan basah.
7. Perhatikan cahaya disekitar ruangan tempat anda menggunakan komputer.usahakan ruangan cukup pasokan cahaya.jangan menggunakan komputer di ruangan yang gelap(tidak cukup cahaya).
8. Setelah penggunaan komputer dalam jangka waktu yang lama,istirahatkan mata minimal 15 menit.anda bisa melihat lihat keluar ruangan untuk menyegarkan mata.usahakan untuk melihat objek yang berwarna hijau seperti pepohonan dan daun daunan.karena menurut para peneliti,warna hijau mampu membuat mata kembali segar.
Monitor berpengaruh pada kesehatan mata karena mengeluarkan radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, lakukan hal-hal berikut:
1.Pilihlah monitor yang berbentuk LCD/plasma.karena monitor ini dipercaya lebih baik daripada monitor yang model lama.Jika anda punya cukup uang,bisa membeli VGA yang bagus agar warna monitor tidak melelahkan mata.
2.Jagalah jarak mata anda dengan monitor komputer.idealnya jarak mata ke komputer adalah 30 cm.
3. Letakkan monitor sejajar dengan mata anda.jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi.usahakan saat anda melihat komputer rasanya enak dan nyaman
4. Atur warna pada layar monitor sehingga enak dipandang mata.jangan terlalu terang karena dapat menyebabkan mata anda menjadi silau.juga jangan terlalu gelap,karena akan menyebabkan mata anda bekerja terlalu keras sehingga membuat mata menjadi cepat kering.
5. Atur screen refresh rate menjadi 75 htz..caranya jika anda pakai windows XP klik kanan pada desktop-properties-setting-advanced-monitor-lihat kolom screen refresh rate.atur menjadi 75 htz.
6. Sesering mungkin kedipkan mata.karena dengan kita mengedipkan mata,akan merangsang kelenjar airmata untuk mengeluarkan air mata yang berfungsi membuat mata menjadi basah dan lembab.jika anda jarang mengedipkan mata,maka mata akan menjadi kering.jika dipaksakan terus mata akan menjadi sakit dan akhirnya memerah.bila perlu anda bisa membeli obat tetes mata untuk membuat mata selalu dalam keadaan basah.
7. Perhatikan cahaya disekitar ruangan tempat anda menggunakan komputer.usahakan ruangan cukup pasokan cahaya.jangan menggunakan komputer di ruangan yang gelap(tidak cukup cahaya).
8. Setelah penggunaan komputer dalam jangka waktu yang lama,istirahatkan mata minimal 15 menit.anda bisa melihat lihat keluar ruangan untuk menyegarkan mata.usahakan untuk melihat objek yang berwarna hijau seperti pepohonan dan daun daunan.karena menurut para peneliti,warna hijau mampu membuat mata kembali segar.
Penggunaan
mouse yang benar :
Letak mouse yang benar adalah di
samping keyboard. Sesuaikan tangan yang biasa Anda gunakan untuk bekerja. Jika
Anda bekerja dengan tangan kiri, letakkan mouse di sebelah kiri keyboard dan
aturlah agar setting mouse menjadi left handed melalui sistem operasi.
Penggunaan Mouse Ketika menggunakan mouse usahakan agar pergelangan tangan
berada pada posisi tidak menggantung atau lebih rendah dari mouse.
Penggunaan keyboard yang benar :
Di masa sekarang ini telah tersedia berbagai macam produk keyboard yang
ditujukan agar anda nyaman mengetik, meski dalam waktu lama. Namun yang lebih penting
adalah bagaimana anda mengatur postur dan posisi tubuh anda, terutama lengan
anda, sehingga anda bisa menghindari kelelahan dan cedera.Untuk itu ada baiknya
mengikuti nasehat Stephanie Brown, seorang guru piano asal Amerika, dalam
majalah "Her World". "Ikutilah disiplin pemain piano yang
sedang pentas," katanya. Stephanie memberi lima petunjuk untuk diterapkan
saat anda mengetik padakeyboard.
1. Sejajarkan
pergelangan tangan dengan telapak tangan
Upayakan pergelangan tangan anda selalu sejajar dengan telapak tangan. Lemaskan pergelangan tangan anda seperti mengambang. Jangan tegang.
Upayakan pergelangan tangan anda selalu sejajar dengan telapak tangan. Lemaskan pergelangan tangan anda seperti mengambang. Jangan tegang.
2. Posisi
siku menggantung
Pastikan siku anda dalam posisi bebas menggantung. Menyandarkan siku pada sandaran kursi saat mengetik, selain menyulitkan anda untuk mengetik, juga membuat anda tegang dan cepat lelah.
Pastikan siku anda dalam posisi bebas menggantung. Menyandarkan siku pada sandaran kursi saat mengetik, selain menyulitkan anda untuk mengetik, juga membuat anda tegang dan cepat lelah.
3. Lemaskan
jari telunjuk dan jari manis anda
Kunci mengetik tanpa lekas lelah adalah melemaskan seluruh jari anda. Jangan kaku dan tegang. Biarkan lemas, rileks, apa adanya.
Kunci mengetik tanpa lekas lelah adalah melemaskan seluruh jari anda. Jangan kaku dan tegang. Biarkan lemas, rileks, apa adanya.
4. Tekan
tombol dengan tenang
Jangan menekan tombol dengan kuat atau mengalirkan kekuatan penuh pada tangan anda. Ingat, anda sedang mengetik, bukan memukul tombol keyboard.
Jangan menekan tombol dengan kuat atau mengalirkan kekuatan penuh pada tangan anda. Ingat, anda sedang mengetik, bukan memukul tombol keyboard.
5. Bila
tidak sedang mengetik
Lemaskan keseluruhan tangan bila sedang tidak memencet tombol di keyboard. Keadaan anda sebelum mengetik juga mempengaruhi kondisi anda di saat mengetik.
Lemaskan keseluruhan tangan bila sedang tidak memencet tombol di keyboard. Keadaan anda sebelum mengetik juga mempengaruhi kondisi anda di saat mengetik.
Posisi meja dan kursi :
Aturlah meja dan kursi sedemikian
rupa hingga posisi duduk Anda di depan monitor lebih nyaman, dan Anda dapat
menjangkau keyboard dan mouse dengan mudah. Selain diatur posisinya, perangkat
keras komputer harus dijaga dengan baik karena perangkat-perangkat tersebut
menggunakan listrik.
Posisi Kotak CPU :
Kotak CPU yang diletakkan di lantai
dan tidak dilengkapi dengan ground dapat
mengalirkan listrik saat kita menyentuhnya tanpa alas kaki. Untuk menghindari korsleting, kotak CPU sebaiknya diletakkan di yang aman, misalnya di atas meja. Kotak CPU dapat ditanahkan (grounded) dengan cara dihubungkan ke tanah atau tembok menggunakan seutas kawat tembaga. Karena CPU membutuhkan konsumsi listrik yang besar, maka kita harus menjauhkannya dari benda-benda cair dan binatang atau serangga untuk menghindari korsleting.
mengalirkan listrik saat kita menyentuhnya tanpa alas kaki. Untuk menghindari korsleting, kotak CPU sebaiknya diletakkan di yang aman, misalnya di atas meja. Kotak CPU dapat ditanahkan (grounded) dengan cara dihubungkan ke tanah atau tembok menggunakan seutas kawat tembaga. Karena CPU membutuhkan konsumsi listrik yang besar, maka kita harus menjauhkannya dari benda-benda cair dan binatang atau serangga untuk menghindari korsleting.
Posisi Kabel-Kabel :
Aturlah susunan kabel secara baik
dan rapi. Periksala stop kontak atau sumber listrik, jangan sampai ada yang
longgar karena aliran listrik yang tidak stabil berpotensi merusak perangkat
keras komputer dan mengakibatkan korsleting.
SIKAP KERJA DI RUANG TEKNIK INFORMATIKA
Prinsip Kerja
- Berpakaian rapi dan sopan
- Memakai pakaian /jas laboratorium
- Mengisi bon alat sesuai dengan jenis dan jumlah alat yang dibutuhkan setiap praktikum
- Menggunakan peralatan praktikum dengan hati hati dan sesuai dengan petunjuk penggunaan
- Mengisi buku penggunaan alat selama praktek
- Tidak bergurau dalam lab
- Tidak makan dan minum atau merokok dalam lab
- Menjaga keselamatan kerja dalam menggunakan peralatqan selama praktikum berlangsung
- Menjaga kebersihan lab
- Mengembalikan peralatan laboratorium yang di pinjam setelah selesai praktikum dalam keadaan bersih dan sesuai dengan jumlah pada saat bon / pinjam peralatan
- Peralatan di lab komputer yang mungkin membuat ruangan yang paling mahal di sekolah. pedoman khusus harus ditetapkan untuk memastikan bahwa mesin tidak rusak dan digunakan untuk potensi mereka sepenuhnya: Berikut adalah beberapa contoh dari disiplin komputer lab berurusan dengan peralatan:
12. Tidak ada makanan atau minuman diperbolehkan dalam laboratorium.
13. Ransel tidak diperbolehkan di laboratorium atau dimasukkan di dalam
loker masing-masing
14. Jika ditemui masalah selalu meminta bantuan guru tidak pernah mencoba
untuk "memperbaiki" sendiri.
Kesimpulan :
Kita perlu mengetahui ketentuan penggunaan perangkat keras
PC dan periferalnya demi kesehatan dan keselamatan kerjakita. Setting dan
posisi perangkat keras serta posisi tubuh pada saat bekerja harus kita
perhatikan agar terhindar dari dampak buruk penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi komputer. Kelalaian atau kecerobohan dapat mendatangkan efek negatif
yang membahayakan kesehatan kita.yang akan berdampak buruk pada kinerja kita
Posted in:
Media Penyimpanan Data
A. Pengertian
Tempat untuk
menyimpan sejumlah data dari hasil dari input disebut dengan media simpan
elektronik atau dalam bahasa komputernya disebut drive. Drive ini berfungsi
untuk memberikan alamat pada drive tersebut. Alamat drive terdiri dari satu
karakter yang selalu diikuti tanda” :”.
Contoh :
Alamat Drive A :
Berfungsi untuk menyimpan data kedalam disket (Floppydisk).
Alamat Drive C :
Berfungsi untuk menyimpan data program atau programsystem kedalam harddisk.
Alamat Drive D :
Sama dengan Hard disk
Alamat Drive E : Berfungsi untuk cd drive / CD ROM
Alamat Drive F :
Berfungsi untuk eksternal hardware seperti Flash disk USB
B. Macam Media Penyimpanan
A. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetic
Storage Media)
1). Hard Disk
Hard disk (hard
drive atau fixet disk) media ini bersifat non-volatile, artinya dapat menyimpan
data meskipun tidak ada aliran listrik. Selain sebagai penyimpanan data, hard
disk juga berfungsi sebagai boot device. Hard disk merupakan salah satu jenis
piringan magnetic yang memiliki kapasitas yang besar. Hard disk memiliki
piringan metal yang dapat dilapisi dengan bahan yang memungkinkan data dapat
disimpan dalam bentuk titik-titik. Kapasitas (kemampuan) Hard disk yang saat
ini beredar dipasaran berkisar antara 20 GB sampai 40 GB.
2). Floppy Disk Drive (Disket)
Floppy disk
drive (disket) merupakan memory penyimpanan yang terdiri atau satu buah platter
dan dilindungi oleh penutup berbentuk kotak tipis. Floppy disk drive (disket)
digunakan untuk menyimpan data dari satu computer lain. Disket berisi sebuah
piringan magnetic. Pembacaan dan penulisan data ke piringan magnetic dilakukan
melalui head yang akan menempel kepermukaan piringan.
3). Zip Drive
Zip drive
merupakan media penyimpanan magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat
menampung data hingga 750 MB.
4). Memory Card (Flash Memory Card)
Memory Card
(Flash Memory Card) merupakan media penyimpanan yang banyak dipakai pada
peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone,
ipod serta video gam console.
5). USB Flash Disk (Flash Drive atau USB Keys)
USB Flash disk
(Flash drive atau USB Keys) memiliki kapasitas data yang besar, tidak gampang
rusak, serta berukuran kecil hingga mudah dibawah.
a. Flashdisk merupakan media
penyimpanan data yang menggunakan teknologi USB.
b. Biasanya besar minimal penyimpanan datanya adalah 128 Mb.
c. Floppy disk (disket) secara permanent disegel dalam selubung plastik protektif secara tipis dan bersifat keras.
d. Data disimpan didalam track
e. Umumnya berukuran 5 ¼ inch dan 3 ½ inch.
f. Kapasitas penyimpanannya berkisar dari 1,2 Mb – 1,44 Mb
g. Digunakan sebagai media penyimpanan data media yang akan diinput ke system pada komputer
b. Biasanya besar minimal penyimpanan datanya adalah 128 Mb.
c. Floppy disk (disket) secara permanent disegel dalam selubung plastik protektif secara tipis dan bersifat keras.
d. Data disimpan didalam track
e. Umumnya berukuran 5 ¼ inch dan 3 ½ inch.
f. Kapasitas penyimpanannya berkisar dari 1,2 Mb – 1,44 Mb
g. Digunakan sebagai media penyimpanan data media yang akan diinput ke system pada komputer
6. Memory
Card (Flash Memory Card) merupakan media penyimpanan yang banyak dipakai pada
peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone,
ipod serta video gam console.
Floppy disk drive (disket) merupakan memory penyimpanan yang terdiri atau
satu buah platter dan dilindungi oleh penutup berbentuk kotak tipis. Floppy
disk drive (disket) digunakan untuk menyimpan data dari satu computer lain.
Disket berisi sebuah piringan magnetic. Pembacaan dan penulisan data ke
piringan magnetic dilakukan melalui head yang akan menempel kepermukaan
piringan.
6. RAM ( Random Acces
Memory )
RAM pertama kali dikenal pada era tahun 60-an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah popular seperti saat ini karena harganya yang sangat mahal. Pada saat itu lebih lazim menggunakan memori berjenis magnetic. RAM yang pertama diproduksi oleh Intel berjenis DRAM. RAM adalah memory utama sebuah PC. RAM digunakan untuk menyimpan data sementara dan mengeluarkan data ya.
RAM pertama kali dikenal pada era tahun 60-an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah popular seperti saat ini karena harganya yang sangat mahal. Pada saat itu lebih lazim menggunakan memori berjenis magnetic. RAM yang pertama diproduksi oleh Intel berjenis DRAM. RAM adalah memory utama sebuah PC. RAM digunakan untuk menyimpan data sementara dan mengeluarkan data ya.
B. Media Penyimpanan Optikal (Optical
Disk)
1). CD (Compact Disc atau Laser Optic
Disc)
CD merupakan
jenis piringan optic yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data
pada piringan melalui laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm
serta memiliki libang ditengahnya yang berdiameter 15 mm. kapasitas penyimpanan
CD dapat mencapai 870 Mb yang dapat menyimpan data hingga 99 menit.
Optic Disk memiliki ciri-ciri
sebagai berikut :
a. Menggunakan laser untuk menulis dan membaca data.
b. Dapat digunakan untuk menyimpan data yang volumenya sangat besar.
c. Dapat membaca lebih cepat
Contohnya.
CD-Rom (Compact Disk read only memory)
adalah jenis piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas
sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga 640 Mb atau
kira-kira 300.000 halamat text.
CD-R (CD Recordable) merupakan jenis
CD yang dapat menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat
diubah lagi.
CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis
CD yang dapat menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti
dengan data yang baru.
2). DVD (Digital Video Disc / Digital
Versatile Disc)
DVD adalah
merupakan pengembangan dari CD. DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar
dari pada CD biasa, yaitu sekitar 4,7 – 17 GB. Kemampuan DVD dapat dilihat dari
jenisnya, yaitu :
Single-side, single layer kapasitas
4,7 GB
Double-side, single layer kapasitas
8,5 GB
Single-sided, double layer kapasitas
9,4 GB
Double-sided, double layer kapasitas
17 GB
C. Ciri-Ciri Penyimpanan Data
A. Media Penyimpanan Data Utama (Internal
Storage)
Media
penyimpanan utama termasuk kedalam jenis media penyimpanan elektronik dengan
cirri-ciri sebagai berikut :
Secara keseluruhan operasinya bersifat
elektronik sehingga operasinya sangat cepat dan handal.
Karena operasinya yang elektronik,
data hampir bisa diakses sekaligus dari memori utama . dalam waktu kurang lebih
seper juta detik suatu item data dapat dipanggil kembali.
Kecepatan akses yang tinggi sehingga
membantu cepatnya pemrosesan.
B. Media Penyimpanan Data Cadangan
(External Storage)
Yang termasuk
jenis media penyimpanan data cadangan adalah sebagai berikut :
1. Magnetik Disk (Disket Magnetis) atau
lebih dikenal dengan Floppy disk memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Flashdisk merupakan media penyimpanan
data yang menggunakan teknologi USB.
Biasanya besar minimal penyimpanan
datanya adalah 128 Mb.
Floppy disk (disket) secara permanent
disegel dalam selubung plastik protektif secara tipis dan bersifat keras.
Data disimpan didalam track
Umumnya berukuran 5 ¼ inch dan 3 ½
inch.
Kapasitas penyimpanannya berkisar dari
1,2 Mb – 1,44 Mb
Digunakan sebagai media penyimpanan
data media yang akan diinput ke system pada komputer.
2. Optic Disk memiliki ciri-ciri sebagai
berikut :
Menggunakan laser untuk menulis dan
membaca data.
Dapat digunakan untuk menyimpan data
yang volumenya sangat besar
Backup dan Restore Software
Backup dapat diartikan
sebagai proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan
atau kerusakan data asli. Salinan data yang dibuat disebut dengan “data
backup”. Manfaat dari proses backup diantaranya, mengembalikan kondisi suatu
sistem komputer yang mengalami kerusakan atau kehilangan data, mengembalikan
suatu file yang tanpa sengaja terhapus atau juga rusak.
Media Penyimpan Data
(Storage)
Berbicara masalah proses
backup tidak akan terpisahkan dengan masalah media penyimpanan data (storage).
Setiap backup dimulai dengan pertimbangan tempat data backup akan disimpan.
Data backup harus disimpan sedemikan hingga dapat teratur dengan baik.
Keteraturan tersebut dapat berupa sesederhana catatan kertas dengan daftar
cd-cd backup dengan isi datanya yang kita miliki atau dapat pula berupa
pengaturan canggih dengan index komputer, katalog atau database relasional.
Perbedaaan dalam penggunaan model penyimpanan data akan memberi manfaat yang
berbeda. Pengambilan manfaat ini berkaitan erat dengan skema rotasi backup yang
digunankan.
Pemilihan media penyimpanan
data backup menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam proses backup. Ada
banyak tipe media penyimpanan yang dapat dipilih dengan kelebihan dan
kekurangannya masing-masing.
Tape Magnetic
Tape magnetic mirip dengan
kaset audio atau kaset video pita yang menyimpan data dalam pita megnet panjang
yang berputar dari titik awal hingga titik akhir.
Hardisk
Keunggulan utama dari
hardisk adalah waktu akses yang cepat, variasi kapasitas yang luas dan
kemudahan penggunaan.
Optical Disk
CD dan DVD yang dapat
direkam adalah dua pilihan yang ada dalam kategori ini. Namun, dengan semakin
murahnya drive DVD dengan kapasitas yang cukup besar, pemilihan DVD sebagai
media backup lebih menjanjikan daripada CD. Tentunya CD pun masih bisa
digunakan untuk proses backup kelompok data yang lebih kecil.
Floppy Disk
Media pada masanya sudah
mencukupi tuntutan penyimpanan data. Tapi, sekarang sudah tidak ada lagi alasan
untuk menggunakan media ini, apalagi untuk keperluan backup. Dengan semakin
besarnya file-file yang dimiliki orang seperti video, musik, hingga data
sistem, merupakan hal yang tidak masuk akal menjadikan floppy disk sebagai
pilihan.
Solid State Storage
Yang masuk dalam kelompok
media ini ada banyak, diantaranya flash memory, thumb drives, compact flash,
memory stick, secure digital cards, multi media card, dan seterusnya.
Portabilitas adalah keunggulan sekaligus kelemahan media backup ini. Dengan
portabilitasnya, data pada media ini sangat mudah dipindahkan termasuk
berpindah ke tangan yang tidak seharusnya.
Manipulasi data
Dalam proses backup, data
dapat disimpan dalam format apa adanya atau dapat pula dilakukan manipulasi
untuk optimasi backup itu sendiri. Dua proses manipulasi yang biasa dilakukan
adalah kompresi dan enkripsi. Kompresi memampatkan ukuran file untuk
menghemat ruangan penyimpanan data. Enkripsi menjadi isu penting saat berkaitan
dengan backup data yang bersifat penting dan rahasia. Enkripsi menyimpan data
bukan dalam format asli namun telah disembunyikan dalam bentuk sandi-sandi
algoritma tertentu. Dengan enkripsi hanya orang yang memiliki akses kunci
enkripsi yang dapat membaca data sesungguhnya. Dengan mengimplementasikan
pengamanan data backup melalui enkripsi akan memperlambat proses backup itu
sendiri. Namun, nilainya tentunya sebanding bila data yang dibackup merupakan
data yang sangat penting.
Restore data
Restore dan recovery adalah
proses penting setelah backup. Backup akan menjadi sia-sia bila proses
pengembalian dan perbaikan data sistem sulit dilakukan. Untuk mencapai tujuan
ini ada beberapa pendekatan yang harus diperhatikan, yaitu proses backup harus
dilakukan dengan aturan yang jelas, hindari membackup dengan sembarangan dengan
tidak terstruktur. Selain itu, banyak software yang ada di pasaran (baik gratis
maupun berbayar) yang memberikan kemudahan backup data. Dengan software yang
sama biasanya proses restore dan recovery data akan lebih mudah dilakukan.
Beberapa software backup memiliki fasilitas penjadwalan otomatis proses backup.
Fitur ini sangat bermanfaat untuk digunakan karena menjamin proses backup
selalu dilakukan dengan teratur.
Software backup biasanya
telah menjadi fasilitas bawaaan beberapa sistem operasi. Misal Windows XP
memiliki Ntbackup.exe, software bawaan Windows XP. Dalam beberapa kasus,
penggunaan Ntbackup.exesudah mencukupi untuk backup data.
Ntbackup.exe dapat
diakses dari menu run, ketik: Ntbackup.exe. Dapat juga diakses dari start
menu àaccesesoris à System Tools à Backup. Seperti
software-software windows lain, Ntbackup.exe sangat mudah digunakan,
apalagi dengan fasilitas wizard yang disertakan. Proses restore data pun sama
mudahnya. Tinggal ikuti saja langkah-langkah yang diberikan
Selain Ntbackup.exe,
banyak software lain yang dapat digunakan untuk backup data. Salah satunya yang
cukup populer adalah Nero. Fungsi utama Nero sebagai software burning cd sanagt
mempermudah keperluan backup.
Restore dan recovery
Software
Restore software adalah
kasus khusus dari restore data. Penggunaan software baik aplikasi maupun sistem
operasi biasa tidak akan berjalan sempurna selamanya. Ada masanya bila software
sudah terlalu lama diinstal dan digunakan akan mulai terjadi konflik librari,
kerusakan file, hilang file yang berujung software tidak dapat digunakan lagi.
Bila masa ini telah tiba ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama untuk
kasus recovery software aplikasi.
Beberapa software aplikasi
memiliki fitur repair dalam menu add/remove program. Fitur ini dapat
dimanfaatkan bila software terinstal sudah mulai tidak berfungsi dengan benar.
Dalam kasus terburuk, bila repair belum memperbaiki fungsi software yang rusak,
proses restore dapat dilakukan dengan menginstal ulang software bersangkutan.
Tentunya sebelum proses dilakukan, file-file tersimpan yang berkaitan dengan
software tersebut harus dibackup terlebih dulu.
Demikianlah sekilas pembuka
bahasan mengenai backup dan restore software.





Add a comment